Menyatakan harapan dengan pengandaian dan ii
Perhatikan kalimat sederhana berikut:
早く治るといいね
hayaku naoru to ii ne
早い (hayai): cepat
治る (naoru): sembuh
いい (ii): baik, bagus
Kalimat di atas menggunakan pengandaian to dan diakhiri kata ampuh ii yang berarti “baik”. Diterjemahkan mentah-mentah, kalimat di atas artinya menjadi “Jika cepat sembuh, maka baik”.
Namun maksud kalimat dengan pola di atas sebetulnya adalah harapan atau keinginan. Si pembicara mengatakan bahwa jika harapannya menjadi kenyataan, maka itu adalah hal yang baik. Dengan bahasa Indonesia normal, kalimatnya menjadi “Mudah-mudahan cepat cembuh ya.”
Inilah beberapa contoh lagi dengan pola yang sama:
みんな合格するといいですね
minna goukaku suru to ii desu ne
Semoga semuanya lulus ya
みんな (minna): semua
合格 (goukaku): lulus
いい (ii): baik, bagus
イベントがうまくいくといいねぇ
ibento ga umaku iku to ii nee
Saya harap acaranya berlangsung baik
イベント (ibento): acara
うまい (umai): baik, lancar
いく (iku): pergi
いい (ii): baik, bagus
Perhatikan bahwa umaku iku adalah ungkapan umum yang berarti “berjalan dengan lancar”.
雨が降らないといいなぁ
ame ga furanai to ii naa
Mudah-mudahan hujan nggak turun ya
雨 (ame): hujan
降る (furu): turun (hujan, salju, dsb.)
いい (ii): baik, bagus
Perhatikan bahwa kalau dengan akhiran ne, kesannya kita meminta persetujuan atau konfirmasi dari pihak pendengar. Dengan akhiran na kesannya lebih ke arah kita sedang berbicara dan membuat harapan sendiri.
4 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar